Article Detail


Parenting SD Tarakanita Ngembesan: Membangun Sinergi Sekolah dan Orang Tua Demi Tumbuh Kembang Anak

Turi, 23 Juli 2026 – SD Tarakanita Ngembesan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan yang erat dengan keluarga melalui kegiatan Parenting di awal Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh orang tua peserta didik ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan, dan kolaborasi antara sekolah dengan orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama pada pukul 07.30 WIB diikuti oleh orang tua peserta didik kelas IV hingga VI, sedangkan sesi kedua pada pukul 10.30 WIB diperuntukkan bagi orang tua peserta didik kelas II dan III. Khusus bagi orang tua kelas II sampai dengan kelas VI, setelah kegiatan parenting dilanjutkan dengan Pertemuan Orang Tua (POT) bersama wali kelas masing-masing.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Arif Tri Handoko W., M.Pd., dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai wujud rasa cinta tanah air. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan semakin terasa berkat panduan acara yang dibawakan oleh Bapak P. Slamet Nugraha, S.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala SD Tarakanita Ngembesan, Ibu H. Novi Kristiyanti, S.Pd., mengajak seluruh orang tua untuk senantiasa bersyukur atas penyertaan Tuhan serta menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif para orang tua. Beliau menegaskan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga. Di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, orang tua juga diajak untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar mampu mendampingi anak sesuai kebutuhan zamannya.

Materi parenting disampaikan oleh Ibu Stella Vania Puspitasari, M.Psi., seorang psikolog, dengan tema "Pengaruh Pola Asuh Keluarga terhadap Perilaku Anak." Dalam paparannya, beliau menjelaskan empat gaya pengasuhan yang umum diterapkan dalam keluarga, yaitu permissive, authoritative, uninvolved, dan authoritarian, beserta dampaknya terhadap perkembangan perilaku anak.

Selain itu, beliau mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap karakter serta perilaku anak. Oleh karena itu, keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh dukungan sehingga anak dapat bertumbuh secara optimal.

Beberapa pesan penting yang menjadi perhatian peserta antara lain pentingnya memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar menyelesaikan masalahnya sendiri, membiarkan mereka mencoba berbagai pengalaman sebagai proses belajar, serta menghindari memaksakan anak menjadi seperti orang tuanya. Orang tua diajak untuk mendampingi, bukan mengendalikan, sehingga anak dapat berkembang menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab.

Kegiatan parenting berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme. Berbagai pertanyaan serta pengalaman dari orang tua memperkaya diskusi yang berlangsung hingga acara ditutup dengan doa oleh Bapak Markus Endri Suryawan, S.Pd.

Usai kegiatan parenting, para orang tua melanjutkan Pertemuan Orang Tua (POT) di kelas masing-masing bersama wali kelas. Pada kesempatan tersebut disampaikan berbagai program sekolah selama Tahun Ajaran 2026/2027, sekaligus dilakukan pembahasan mengenai kesepakatan kelas sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung proses belajar peserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan sesi siang berakhir pada pukul 13.00 WIB.

Melalui kegiatan ini, SD Tarakanita Ngembesan berharap sinergi antara sekolah dan keluarga semakin kuat. Dengan komunikasi yang terbuka, pola asuh yang tepat, serta kerja sama yang harmonis, diharapkan setiap peserta didik dapat bertumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment